Monday, July 14, 2014

Ramadhan di Tanah Rantau (Warna-warni Ende Part. 48)

Sumber Gambar


Ini adalah kali pertama saya menghabiskan bulan Ramadhan di tanah orang. Iya, selama ini saya selalu menghabiskan waktu di satu tempat saja: di Yogyakarta. Terkadang, saya pergi ke suatu tempat untuk satu atau dua hari saja, tapi tetap saja masih dalam teritori Yogyakarta.

Dulu, setiap ramadhan, selalu diwarnai dengan berbagai kegiatan yang menyenangkan: mempersiapkan berbuka puasa. Saya masih ingat, kenangan masa kecil saya ketika rumah tua kami masih berdiri. Kala itu saya masih seumuran jagung, baru menginjak usia 7 atau 8 tahun. Setiap sore kami memasak bersama kemudian menghidangkannya di atas meja ruang tamu. Setelah itu kami makan bersama-sama dengan riang. Meski hanya sayur sop dan tempe goreng, makanan yang dimasak ibuk selalu nomor satu.

Waktu berganti, rumah tua kami luluh lantak karena gempa 27 Mei. Setelah itu, ramadhan hanya diisi dengan makan bersama—tanpa meja makan. Hal itu terus berlanjut hingga saya SMA dan kuliah. Ramadhan lebih berbeda lagi saat kuliah, karena undangan dari ini dan itu membuat saya harus buka puasa di luar rumah. Hanya hitungan jari saja saya buka puasa di rumah, selebihnya saya menghabiskannya di luar.

Dan tahun ini, saya menghabiskan ramadhan di sebuah sudut kecil di Indonesia, yaitu Kota Ende.
Ada berbagai pengalaman menarik yang saya alami di sini. Mulai dari memasak untuk semua penghuni rumah, hingga buka puasa sendiri di puncak bukit. Ya, terlihat menyenangkan sekali. Meski terasa sepi, keakraban di sini membawa warna lain dalam cerita hidup saya. Setidaknya, kelak, akan ada cerita tentang ramadhan di kota Ende, yang pastinya akan saya rindukan suatu hari nanti.

Ohya, sedikit hal nonsense yang saya pikirkan, sekadar impian untuk diri saya sendiri. Saya berharap bahwa ramadhan ini adalah ramadhan terakhir bagi saya untuk kesendrian. Saya berharap, kelak, satu tahun mendatang, saya akan menghabiskan waktu bersama dia yang diciptakan untuk saya. Semoga.

5 Juli 2014, @Kota Ende

*)postingan edisi geje dan homesick tingkat dewa, hehehe

No comments:

Post a Comment